Pada hari Selasa, 17 Juni 2025 telah terlaksana Webinar Nasional 2025 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Keperawatan. Webinar ini mengangkat tema tentang “Perawat Sebagai Garda Terdepan Dalam Inovasi Keperawatan Berkelanjutan”dengan narasumber ahli di bidangnya. Kegiatan ini dilaksanakan melalui platform Zoom Meeting dan diikuti oleh peserta dari kalangan mahasiswa keperawatan serta umum.Dan berhasil menggeat 349 peserta internal dan 5 peserta ekternal.Pada tahun ini terdapat dua pemateri yang ahli dalam bidangnya masing-masing,dengan pemateri pertama yaitu Bapak Winanda Rizky Bagus Santosa,S.Kep.,Ns.,M.Kep.,P.hD yang meyampaikan materi dengan judul”Keperawatan Masa Kini:Inovasi,Tantangan,Dan Profesinalisme Perawat Dalam Pelayanan Kesehatan & Kegawatdaruratan Bencana”.Dan dilanjutkan materi kedua yang dibawakan oleh Ns.La Ode Abd Rahman,S.Kep.,MBA dengan judul materi”Perawat Sebagai Garda Terdepan Dalam Inovasi Keperawatan Berkelanjutan”

Acara Webinar Nasional 2025 dimulai pukul 06.30 WIB dengan agenda peserta mulai masuk ke Zoom Meeting, disertai pemutaran video profil kampus.Pembukaan webinar dimulai pukul 07.30 – 07.40 WIB oleh Meisyah Ayudia selaku MC dengan pembacaan peraturan dan pengiriman link absensi awal pada kolom chat Zoom. Selanjutnya pukul 07.40 – 07.44 WIB seluruh peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne IIK sebagai bentuk penghormatan, dipandu oleh MC. Acara dilanjutkan dengan pembacaan doa oleh Rifqy Fachreza Afrino pada pukul 07.44 – 07.47 WIB.Selanjutnya Sambutan disampaikan oleh Ibu Doktor.Ika Rahmawati,S.Kep., Ns., M.Kes selaku Dekan Fakultas Kesehatan yang di sampaikan pukul 07.47 – 07.55 WIB dan dilanjutkan sambutan oleh Ketua Pelaksana Nursing Festival 5.0,yaitu Leni Luluk pada pukul 07.55 – 07.59 WIB. Setelah sesi sambutan,MC melanjutkan pembacaan CV Fadil Ahmad yang berperan sebagai moderator pada dua sesi diskusi yang akan berlangsung,dengan durasi pembacaan CV Moderator berlangsung pukul 07.59 – 08.02 WIB.


Memasuki inti acara,yaitu pemaparan materi pertama disampaikan oleh Bapak Winanda Rizky Bagus Santosa, S.Kep., Ns., M.Kep.,P.hD dengan materi ”Keperawatan Masa Kini:Inovasi,Tantangan,Dan Profesinalisme Perawat Dalam Pelayanan Kesehatan & Kegawatdaruratan Bencana”.Yang di awali dengan pembacaan CV pemateri oleh moderator pada pukul 08.02 – 08.08 WIB dan di lanjutkan oleh pemaparan materi. Materi yang di sampaikan membahas keperawatan modern perlu inovasi,profesionalisme,dan juga adaptasi teknologi,perawat juga berperan memberi asuhan,edukasi,koordinasi,hingga riset yang di jelaskan secara rinci oleh bapak Winanda Rizky dan berlangsung mulai pukul 08.08 WIB hingga 09.20 WIB.Yang awalnya disediakan hannya 1 jam menjadi 1 jam lebih 12 menit. Selanjutnya dilanjutkan sesi tanya jawab yang di pimpin oleh moderator yang berhasil mengumpulkan 2 pertanyaan dari peserta,dengan penanya pertama Ladhira Mahira Wibowo dengan pertanyaan Meskipun inovasi teknologi dalam keperawatan terus berkembang, banyak fasilitas kesehatan di Indonesia khususnya di daerah terpencil masih menghadapi keterbatasan akses dan infrastruktur. Bagaimana strategi realistis yang bisa diterapkan oleh tenaga perawat untuk tetap menghadirkan inovasi tanpa bergantung sepenuhnya pada teknologi tinggi yang mahal dan tidak terjangkau?. Dan pertanyaan ke dua disampaikan oleh Fadilah Sandra Oktaviana Anggraini dengan pertanyaan, dalam penanganan bencana dan situasi kegawatdaruratan, perawat memiliki peran krusial dalam seluruh siklus manajemen bencana. Namun, bagaimana kesiapan sistem keperawatan Indonesia baik dari sisi pelatihan, logistik, maupun regulasi dalam memastikan bahwa perawate benar-benar dapat menjalankan perannya secara efektif di situasi lapangan yang kompleks dan penuh tekanan?.Tanya jawab ini berlangsung pada pukul 09.20 – 09.33 WIB.Setelah sesi tanya jawab,dilanjutkan dengan penyerahan simbolis berupa sertifikat yang diserahkan oleh Yunin Dhea Afufa kepada Bapak Winanda Rizky pada pukul 09.33 – 09.35 WIB dan di lanjutkan sesi foto bersama.


Pada pukul 09.35 – 09.40 WIB acara di lanjutkan dengan Moderator membacakan CV Pemateri kedua yang akan di bawakan oleh Ns.La Ode Abd Rahman,S.Kep.,MBA dengan materi”Perawat Sebagai Garda Terdepan Dalam Inovasi Keperawatan Berkelanjutan”.Pada sesi ini membahas pengertian kecerdasan buatan (AI), bagaimana cara kerjanya, jenis-jenis AI, serta penerapannya di berbagai bidang seperti industri, kesehatan, pendidikan, dan kehidupan sehari-hari. Selain itu, materi juga menjelaskan keuntungan dan tantangan AI, seperti efisiensi kerja, otomatisasi, risiko penggantian tenaga kerja, dan etika penggunaannya yang dijelaskan secara rinci oleh pemateri dan berlangsung pada pukul 09.44 – 10.15 WIB.Acara ini yang awalnya sedikit mundur karena pemateri terkendalan dalam jaringan,tetapi selesai lebih cepat 31 menit dari jam yang disediakan.Acara selanjutnya dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang di pimpin oleh moderator dengan 3 penanya,Penanya pertama yaitu Riyan hamid dengan pertanyaan, Inovasi seperti klinik luka mandiri, aplikasi homecare, dan edukasi digital melalui WhatsApp sudah mulai berkembang, namun bagaimana perawat dapat memastikan bahwa inovasi-inovasi tersebut benar-benar inklusif dan dapat menjangkau populasi rentan seperti lansia, masyarakat pedesaan, atau kelompok dengan literasi digital rendah?.Penanya kedua yaitu Citra Dewi Maharani dengan pertanyaan, Bagaimana strategi konkret yang dapat diterapkan oleh institusi pendidikan dan pelayanan kesehatan agar perawat tidak hanya menjadi pengguna pasif teknologi seperti EMR, telehealth, dan AI, tetapi benar-benar mampu menjadi inovator dalam menciptakan dan mengembangkan solusi berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan lokal?.Dan penanya terakhir yaitu Fadhillah Sandra Oktaviana Anggraini dengan pertanyaan, Literasi digital disebut sebagai kompetensi wajib di era keperawatan modern. Bagaimana pendekatan pembelajaran dan pelatihan berkelanjutan (lifelong learning) bisa dirancang agar tidak hanya fokus pada teknologi, tetapi juga membangun soft skills seperti kepemimpinan klinis, komunikasi efektif, dan kemampuan kolaborasi antarprofesi?Sesi tanya jawab ini berlangsung pada pukul 10.15 – 10.30 WIB.Seletah itu dilanjutkan dengan penyerahan simbolis oleh Dr. Ns. Rita Dewi Sunarno, S.Kep., M. Kep., Sp. Kep. Mat pada pukul 10.30 – 10.34 WIB.

Acara selanjutnya, Pembacaan pemenang lomba Nursing Festival berdasarkan kategori,Untuk Kategori lomba poster, juara 1 diraih oleh Pijar Cintalis dari Poltekes Kemenkes Surakarta,Juara 2 diraih oleh Flora Hensa dari Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri,dan Juara ke 3 diraih oleh M.Fasya Hilmi dari MAN kota kediri.Kategori lomba Essay, juara 1diraih oleh Risma Dwi Rahmawati dari Universitas Brawijaya,Juara 2 diraih oleh Amelia & Mirna dari Universitas Muhamadiyah Malang,Juara ke 3 diraih oleh Nabila Febri & Eka lutfiya dari Universitas Brawijaya.Kategori lomba video edukasi,Juara 1 diraih oleh Irene Monica dari SMA 1 Ponorogo,Juara 2 diraih oleh Arya natih dari Universitas Udayana,Dan juara ke 3 diraih oleh Nabila Fairuz dari Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri.Dan dilanjutkan sesi penyerahan penghargaan untuk pemenang lomba diserahkan oleh Leni luluk sebagai ketua pelaksana pukul 10.34 – 10.52 WIB.


Selanjutnya Pukul 10.53 – 10.55 diadakan absensi akhir dan dokumentasi yang dipandu oleh panitia. Webinar resmi ditutup oleh MC pada pukul 10.59 WIB.Secara keseluruhan, kegiatan Webinar Nasional 2025 berjalan dengan lancar sesuai rundown dengan partisipasi aktif dari seluruh peserta dan narasumber. Beberapa penyesuaian waktu dilakukan menyesuaikan kondisi teknis, namun tidak mengurangi kelancaran acara hingga selesai.

