Departemen Dalam Negeri – Sesuai aturan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI, Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PPKMB) tahun akademik 2021/2022 dilaksanakan secara daring. Untuk itu, seluruh perguruan tinggi melaksanakan PKKMB secara daring. Tak terkecuali PKKMB Program Studi S1 Farmasi Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa S1 Farmasi pada hari Rabu, 22 September 2021. Pelaksanaan program kerja PKKMB ini diketuai oleh Ardi Ari Rasyid Setiawan dari Departemen Dalam Negeri.
Kegiatan PKKMB dilaksanakan mulai dari pukul 07.00–16.00 WIB, secara daring menggunakan platform Zoom Meeting. Kegiatan ini dihadiri oleh Kaprodi S1 Farmasi, Ibu apt. Krisna Kharisma Pertiwi, S.Farm., M.Sc., Sekprodi S1 Farmasi Ibu apt. Briandini Dwi Astuti, S.Farm., dan Penanggung Jawab Keuangan dan SPP Prodi S1 Farmasi, Ibu Dwi Afrina Santi S.Pd. Kegiatan ini juga dihadiri oleh beberapa tamu undangan seperti ketua atau perwakilan dari Dewan Perwakilan Mahaiswa (DPM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Kegiatan ini merupakan kegiatan yang bertujuan mempercepat proses adaptasi mahasiswa dengan lingkungan yang baru kepada mahasiswa baru tahun akademik 2021/2022 yang berjumlah 164 peserta.



Ketua Hima S1 Farmasi, Nurfaizul Imam Pratama, juga memberikan sambutan dan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa baru. “Pada kesempatan yang berbahagia ini, di momentum PKKMB. Pertama, saya pribadi dan juga mewakili teman-teman Hima S1 Farmasi mengucapkan selamat datang kepada seluruh teman-teman mahasiswa baru, selamat menjadi bagian dari keluarga besar Program Studi S1 Farmasi” ucap Kahim yang akrab disapa Izul. Diakhir sambutan Izul juga terus memotivasi mahasiswa baru “Terakhir saya juga ingin menyampaikan apa yang pernah disampaikan oleh Hokage keenam, yaitu Kakashi Hatake. Setiap generasi diciptakan untuk melampaui generasi-generasi pendahulunya. Yakin dan percaya, teman-teman mahasiswa baru semua yang terbaik. Hidup Mahasiswa. Hidup Mahasiswa. Hidup Mahasiswa Indonesia.”



