OPEN RECRUITMENT DEWAN PERWAKILAN MAHASISWA PERIODE 2025/2026”

Open Recruitment (OPREC) Dewan Perwakilan Mahasiswa Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri kembali digelar pada periode 2025/2026 dengan mengusung tema “Regenerasi DPM: Menyiapkan Generasi Emas Legislatif Kampus yang Progresif”. OPREC ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi jembatan penting dalam proses regenerasi kepemimpinan di tubuh organisasi legislatif kampus. Melalui kegiatan ini, DPM berupaya menemukan calon-calon pemimpin muda yang memiliki integritas, kreativitas, kemampuan berorganisasi, dan komitmen terhadap tugas legislatif maupun advokasi mahasiswa.

Kegiatan OPREC tahun ini berlangsung cukup intens, dan terstruktur. Persiapan dimulai sejak Oktober 2025, ditandai dengan rapat-rapat perdana yang membahas jobdesk, pembagian tugas, hingga pembentukan alur kegiatan. Setiap sie, mulai dari Sie Acara, Sie PTA, Sie Humas, Sie Dekdok, hingga Sie Perkab memiliki peran penting dalam memastikan seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan lancar tanpa hambatan. Tahapan pendaftaran OPREC dibuka pada tanggal 1–5 November 2025 melalui Google Form. Pada proses pendaftaran ini, Sie Humas berperan aktif menyebarkan informasi melalui komting angkatan 2025 sehingga seluruh mahasiswa aktif IIK Bhakti Wiyata memiliki kesempatan yang sama untuk mendaftar. Antusiasme mahasiswa cukup tinggi, terlihat dari jumlah pendaftar serta respon positif terhadap publikasi yang dibagikan. Momentum penting berikutnya adalah Technical Meeting pada 6 November 2025. Bertempat di Ruang Bumi, panitia memberikan sosialisasi alur kegiatan, aturan OPREC, serta gambaran mengenai seluruh tahap seleksi. Meski diadakan pada sore hingga malam hari, sesi ini tetap berlangsung dengan hangat dan interaktif. Peserta aktif bertanya, sementara panitia memberikan penjelasan yang detail mengenai mekanisme tes. Seleksi inti atau kegiatan tes open recruitment berlangsung selama dua hari.

Pada 7 November 2025, peserta mengikuti tes tulis yang menjadi indikator awal pemahaman mereka tentang organisasi, peran legislatif, dan pengetahuan dasar terkait DPM. Setelah itu, peserta diarahkan menuju ruang wawancara, di mana mereka diuji dari segi kepribadian, kemampuan komunikasi, motivasi berorganisasi, serta potensi kepemimpinan. Wawancara dibagi menjadi beberapa sesi dengan dua ruang berbeda untuk mengoptimalkan waktu dan menghindari antrean panjang. Hari berikutnya, 8 November 2025, menjadi momentum yang paling menantang bagi peserta. Mereka mengikuti tes problem solving, dan legislasi dua tahapan yang dirancang untuk mengukur kemampuan analitis, komunikasi publik, kerja sama tim, hingga pemahaman prinsip persidangan legislatif. Peserta terlebih dahulu menerima mosi yang harus dibahas secara kelompok, kemudian menyampaikan argumen dalam sesi debat, dan akhirnya melakukan simulasi persidangan sebagai bentuk tes legislasi. Suasana kompetitif namun tetap kolaboratif membuat sesi ini menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta.

Setelah seluruh rangkaian seleksi selesai, panitia melakukan rekap nilai secara menyeluruh. Pertimbangan dilakukan bukan hanya dari hasil tes, tetapi juga dari sikap peserta, cara mereka berinteraksi, serta kemampuan beradaptasi pada setiap jenis ujian. Hasil akhir pun diumumkan pada 10 November 2025 menandai lahirnya Calon Dewan Muda yang akan mengisi tongkat estafet kepengurusan DPM di periode mendatang.Hasil dari proses OPREC ini tidak berhenti pada pengumuman saja. Peserta yang lolos akan masuk ke tahap pembinaan lanjutan sebagai Calon Dewan Muda sebelum benar-benar terjun dalam kepengurusan inti. Program pembinaan ini menjadi langkah penting untuk menyiapkan mereka memahami dunia legislatif kampus, tata organisasi, etika profesional, serta kemampuan advokasi yang akan dibutuhkan dalam menjalankan tugas-tugas DPM. Kegiatan OPREC DPM 2025/2026 bukan sekadar seleksi, tetapi sebuah proses pembentukan karakter dan kompetensi. Panitia berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat bagi organisasi, tetapi juga menjadi ruang belajar bagi seluruh peserta dan panitia. Dengan semangat regenerasi, acara ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang progresif dan siap berkontribusi dalam pembangunan iklim organisasi yang lebih baik di lingkungan kampus. Melalui kolaborasi, kerja keras, dan dedikasi seluruh pihak yang terlibat, OPREC tahun ini menjadi bukti komitmen DPM dalam membangun generasi emas legislatif kampus. Semoga para anggota baru yang terpilih dapat membawa semangat baru, ide segar, serta langkah-langkah progresif dalam perjalanan organisasi selama satu periode ke depan.