Telah Selesai Program Kerja Buletin 4.0 Dengan Berbagai Rangkaian Kegiatan. Podcast, Cerdas Cermat, dan Majalah

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Farmasi IIK Bhakti Wiyata kembali menghadirkan Program Kerja Buletin 4.0 sebagai wadah untuk berbagi informasi, pengalaman, inspirasi, serta mengembangkan potensi mahasiswa Fakultas Farmasi.

Salah satu rangkaian kegiatan dalam Buletin 4.0 adalah Podcast Pharmaswara: Suara Generasi Farmasi yang dilaksanakan pada Jumat, 8 Mei 2026. Kegiatan ini menghadirkan Ibu Shania Chrisnatasha Putri, S. Farm., M. Farm., alumni S1 Farmasi IIK Bhakti Wiyata yang melanjutkan pendidikan S2 Farmasi di Universitas Airlangga dan saat ini aktif sebagai dosen di IIK Bhakti Wiyata.

Melalui podcast yang berlangsung secara interaktif, mahasiswa mendapatkan berbagai wawasan mengenai perjalanan pendidikan, perkuliahan, pengembangan karier, hingga kehidupan sebagai seorang tenaga kefarmasian. Salah satu pesan yang disampaikan adalah pentingnya membangun pola pikir belajar sejak semester awal. Mahasiswa tidak hanya perlu mengejar nilai, tetapi juga mulai membangun pengalaman, portofolio, kemampuan komunikasi, serta soft skills sebagai bekal memasuki dunia profesional.

Pembahasan juga menyoroti mata kuliah Analisis Sediaan Farmasi. Mahasiswa diingatkan untuk tidak hanya mengandalkan hafalan, tetapi memahami konsep dasar dan prinsip kerja instrumen, seperti metode pemisahan pada kromatografi dan prinsip penyerapan cahaya pada spektrofotometri. Selain itu, pengalaman berorganisasi juga menjadi salah satu hal yang penting untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama, dan profesionalisme.

Rangkaian berikutnya adalah Cerdas Cermat Class of Pharmacy: Excellence in Pharmacy yang dilaksanakan pada 23–24 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi wadah kompetisi sekaligus pembelajaran bagi mahasiswa Fakultas Farmasi melalui beberapa tahapan, mulai dari Technical Meeting, Babak Penyisihan, Semifinal, hingga Final.

Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya diuji melalui kemampuan akademik, tetapi juga ditantang untuk menerapkan pengetahuan kefarmasian melalui simulasi swamedikasi pada babak final. Para finalis mendapatkan pengalaman dalam memberikan informasi obat dan melakukan konseling kepada pasien. Dewan juri juga memberikan evaluasi terkait kelengkapan konseling, bentuk sediaan, efek obat, serta cara penggunaan obat yang tepat.

Berdasarkan hasil penilaian, Risma Dwi Rafiki berhasil meraih Juara I, Rina Amalia Juara II, Dea Cika Juara III, Dea Erike Harapan I, dan Divania Harapan II. Sementara itu, Juara I Anafarma diraih oleh Margareta Diana Hartanti. Lebih dari sekadar perlombaan, kegiatan ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk meningkatkan pengetahuan, keberanian, kemampuan komunikasi, serta kesiapan dalam menerapkan pelayanan kefarmasian.

Selain menghadirkan kegiatan berbasis wawasan dan kompetisi, Buletin 4.0 juga diwujudkan dalam bentuk majalah yang memuat berbagai cerita, pengalaman, informasi, dan inspirasi dari lingkungan Fakultas Farmasi. Dalam prosesnya, tim Buletin 4.0 melakukan wawancara dengan berbagai narasumber, di antaranya narasumber di bidang obat herbal pada 3 Mei 2026, dosen berprestasi pada 4 Mei 2026, serta alumni sukses pada 5 Mei 2026.

Berbagai informasi yang diperoleh kemudian melalui proses penyusunan, pengeditan, dan pemeriksaan secara bertahap. Penyusunan majalah berlangsung mulai 26 April hingga 15 Juli 2026, dilanjutkan dengan input pengeditan pada 16 Juli, proses editing pada 17 Juli–2 Agustus, serta tahap crosscheck pada 2–15 Agustus 2026. Setelah melalui seluruh rangkaian tersebut, majalah dijadwalkan memasuki proses pencetakan pada 16–17 Agustus dan dipublikasikan pada 17 Agustus 2026.

Seluruh rangkaian Buletin 4.0 menunjukkan bahwa sebuah karya dan pengalaman tidak terbentuk dalam waktu singkat. Di dalamnya terdapat proses belajar, kerja sama, kreativitas, keberanian, serta komitmen dari seluruh pihak yang terlibat.

Melalui Podcast Pharmaswara, Cerdas Cermat Class of Pharmacy, dan Majalah Buletin 4.0, BEM Fakultas Farmasi berupaya menghadirkan ruang yang tidak hanya memberikan informasi, tetapi juga mendorong mahasiswa untuk terus berkembang. Buletin 4.0 menjadi wadah untuk berbagi wawasan, mengasah kemampuan, berkompetisi secara positif, serta menghasilkan karya yang dapat memberikan manfaat dan inspirasi bagi lingkungan Fakultas Farmasi.

Pada akhirnya, Buletin 4.0 bukan sekadar sebuah program kerja, melainkan sebuah perjalanan yang mempertemukan cerita, pengetahuan, pengalaman, dan kreativitas dalam satu ruang. Karena setiap proses yang dijalani hari ini dapat menjadi bekal untuk membentuk generasi farmasi yang lebih siap, kompeten, dan berdampak bagi masyarakat.