FFC (Farmasi Fun Competition )

Badan Eksekutif Mahasiswa Farmasi adalah sebuah organisasi mahasiswa Fakultas intra kampus yang merupakan lembaga ekseutif mahasiswa di tingkat fakultas.

FFC (Farmasi Fun Competition) adalah program kerja BEM Fakultas Farmasi Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri Tahun Periode 2023/2024 yang dilaksanakan pada tanggal 20-27 Agustus 2023 yaitu Seminar Nasional dengan tema “MENGENAL BERBAGAI PELUANG PEKERJAAN BAGI TENAGA KESEHATAN“ dan PHARMAPOTION “Pharmacy E-Poster Competition

SEMINAR NASIONAL

Seminar Nasional dengan tema “Mengenal Berbagau Peluang Pekerjaan Bagi Tenaga Kesehatan” dilaksanakan pada Hari Minggu, 20 Agustus 2023. Acara ini diawali dengan panitia memasuki Zoom Meeting pukul 08.00 untuk melakukan persiapan dan registrasi peserta. Tepat pukul 09.00 WIB Seminar Nasional dibuka oleh Nanda Tegar dan Shinta Yulianti selaku MC.

Setelah acara dibuka oleh MC dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne IIK. Untuk lagu Indonesia Raya dan Hymne IIK kami menggunakan video dikarenakan seminar ini dilaksanakan secara daring.

Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari ketua pelaksanaan FFC BEM Fakultas Farmasi oleh Reihan Huna Farizki.

Dilanjutkan sambutan dari ibu drg. Dilla Rohmaniar M.Kes selaku sekertaris Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri yang mewakili Rektor Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri.
Setelah sesi sambutan selesai dilanjutkan  sesi pretest sebelum pretest dimulai panitia mengirim link pretest pada kolom chat zoom . Pretest dimulai pukul 9.35 – 9.45 WIB.
Memasuki acara inti yaitu pemaparan materi pertama sekaligus tanya jawab oleh kak Foiman Zega yang akan dipandu oleh saudari  Lutfia Miftach  selaku moderator pertama. yang mengusung tema “Empowered Medical Personal With BUMN. Penyampaian materi oleh kak Foiman Zega berisi tentang dimana kita dapat bisa lebih mengenal dan mengerti lagi mengenai peluang-peluang pekerjaan yang ada bagi tenaga kesehatan tentunya di dalam lingkup BUMN dan langkah-langkah yang tepat untuk bisa mencapai kesuksesan karir yang kita tuju nantinya sebagai tenaga kesehatan.
Setelah penyampaian materi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab kepada kak Foiman Zega selaku Pemateri.
1. Bagaimana cara mengatasi grogi saat interview kerja ?
Jawaban : 1. Kita perlu melakukan persiapan seperti dengan cara melakukan latihan-latihan dengan teman atau melalui cermin ataupun bisa direkam dengan voice record  lalu koreksi apa yang kurang dari latihan kita. 2. Melakukan riset perusahaan yang akan kita lakukan interview untuk menambah wawasan kita pada saat melakukan interview. 3. Menyesuaikan diri dengan perusahaan yang akan kita lakukan interview untuk bisa mempersiapkan mental diri kita supaya lebih matang lagi seperti dengan datang lebih awal ke perusahaan tersebut, sehingga diri kita dapat jauh lebih tenang lagi.
2. Saat kita masuk ke salah satu perusahaan BUMN di bidang kesehatan apakah untuk tesnya apakah ada perbedaan dengan bidang lainnya, dan saya dari D3 nih kak apa ada tips karena pasti kebanyakan lulusan lainnya S1 maupun apoteker?
Jawaban : Melihat terlebih dahulu kualifikasi yang dibutuhkan oleh perusahaan tersebut itu apa.
3. Dari mana saja kita bisa mencari informasi untuk lowongan pekerjaan di BUMN?
Jawaban : Informasi-informasi lowongan pekerjaan di BUMN ini bisa dilihat dari instagram, tiktok, dan bisa lihat di website-website perusahaan yang ingin kita tuju tersebut.
4. Bagaimana peluang karir kerja di BUMN dan ASN?
Jawaban :  Peluang karir di BUMN tadi banyak sekali ya seperti, di perusahaan Kimia farma, Bio farma, Semen Indonesia, Indofarma, Pelindo dan masih banyak lagi yang tidak hanya tersedia di bidang kesehatan saja. Peluang karir itu tidak harus relevan dengan jurusan / latar belakang pendidikan yang kita ambil sebelumnya, jadi kita dapat mencari pekerjaan tersebut jauh lebih luas lagi tidak hanya berpatokan dengan latar belakang pendidikan yang kita miliki tersebut.
Pemaparan materi pertama dan sesi tanya jawab dengan kak Foiman Zega selesai pada pukul 11.00 dan ditutup dengan sesi dokumentasi.
Acara kembali di ambil alih  oleh MC untuk mempersilahkan Bella Ayu Nur Masyitoh selaku moderator ke 2 untuk memandu jalannya pemamparan materi ke 2, yang akan di bawakan oleh ibu Apt. Evi Kurniawati M.Farm selaku narasumber ke 2 dengan tema “Employment Opportunities for Health Workers in the Industial Sector” (Peluang Kerja Tenaga Kesehatan dalam Bidang Industri).
Ibu Apt. Evi Kurniawati M.Farm menjelaskan bahwa kita sebagai tenaga kesehatan sangat diperlukan memiliki kemampuan utama yaitu
Komunikasi, bagaimana kita dapat mempertahankan pendapat kita,menyuarakan hak kita.
Kejujuran
Kerjasama, mampu bekerja sama dengan tim
Interpersonal
Etos kerja, meskipun memiliki nilai tinggi jika tidak memiliki etos kerja yang tinggi akan tidak ada hasil juga
Motivasi
Adaptasi, menyesuaikan diri dengan lingkungan maupun masyarakatnya
Analitik, bagaimana cara kita berfikir terperinci
Komputer, menyesuaikan diri dengan perkembangan jaman digital
Organisasi, melatih diri untuk menjadi seseorang yang adaktif, mampu melatih problem solving, dan masih banyak lagi hal-hal yang didapatkan dari organisasi.
Detail
Leadership, memiliki sifat kepemimpinan yg bijaksana dan adil
Percaya diri, orang yg percaya diri meskipun memiliki kecerdasan yang biasa saja akan terlihat lebuh pintar dari pada orang yang pintar akan tetapi tidak memiliki kepercayaan diri
Ramah
Sopan
Bijaksana
IPK jika memprioritaskan selembar nilai dengan angka atau ipk bisa jadi memiliki pemikiran yang sangat sempit
Kreatif
Humoris
Enterpreneurship
selain itu, kita juga harus memiliki system hardskill dan softskill yang balance atau seimbang.
Pada pukul 12.00 dilanjutkan  sesi tanya jawab bersama narasumber oleh ibu Evi Kurniawati
1.     Semisal kita memiliki softskill yg bagus namun hardskill kurang. Bagaimana ya bu?
Jawaban : Ketika sudah memiliki softskill yang bagus, namun memiliki hardskill yang kurang maka kita perlu melatih hardskill kita terus menerus agar sama atau seimbang dengan softskill yang kita memiliki, karena hardskill tersebut dapat kita cari dan latih terus menerus tetapi softskill tidak dapat kita cari.
2.     Jika IPK merupakan syarat ke sekian dalam dunia kerja, bagaimana cara dan tips kita untuk tetap konsisten dalam berkuliah?
Jawaban : Seperti yang telah dikatakan oleh Pak Rektor berulang – ulang kali ibarat menara kembar petronas yang artinya kemampuan hardskill dan softskill harus setara jika bisa menyetarakan keduanya kenapa tidak kita lakukan saja keduanya. Jadi, IPK memang menjadi syarat di nomor 17 tetapi kita tidak boleh menganggap IPK tersebut menjadi hal yang tidak penting, sehingga kita tetap harus menyeimbangkan antara hardskill dan softskill.
3.     Terkait tips bersaing dengan kampus-kampus top seperti kampus negeri unair, ugm dll untuk mendapatkan peluang kerja? Apakah background kampus juga dijadikan sebagai pertimbangan dalam penerimaan kerja?
Jawaban : Background kampus memang tetap berpengaruh nantinya dalam kita mencari pekerjaan, tetapi kita harus tetap percaya diri dengan kemampuan yang kita miliki, karena semua itu juga tergantung diri kita sendiri (depending on ourselves), dimana semua kemampuan hardskill maupun softskill yang kita miliki ini dapat kita tunjukan pada saat kita melakukan sesi interview dengan perusahaan yang akan kita lamar tersebut, yang terpenting kita sudah menampilkannya dengan semaksimal mungkin.
Pemaparan materi kedua dan sesi tanya jawab dengan ibu Apt. Evi Kurniawati M.Farm selesai pada pukul 12.15 dan ditutup dengan sesi dokumentasi.
Sesi pemaparan kedua materi telah berakhir, acara kembali diambil alih oleh MC untuk memandu postest. Dengan mekanisme sama seperti pretest, panitia akan mengirim link postest di room chat zoom. Postest dimulai pukul 12.15 WIB selesai pukul 12. 25 WIB
Menginjak sesi selanjutnya, yaitu game. panitia yang bertugas menghandel game saudari Anggi Tri Mutiara dan Jelita Wahyu Embun untuk memulai sesi game.

Pada sesi ini game tidak dapat diakses oleh semua peserta seminar, hanya bisa muat kapasitas 100 peserta saja.
Setelah sesi game selesai MC mengambil alih untuk sesi kuis pukul 12.45-13.00 WIB.
Acara diakhiri dengan pengumuman pemenang kuis dan juga game sekaligus dokumentasi atas terselengggaranya Seminar Nasional dan ditutup oleh MC pada pukul 13.10-13.20.

Rangkaian Program Kerja FFC selanjutnya adalah PHARMAPOTION “Pharmacy E-Poster Competition” yang telah membuka pendaftaran pada tanggal 6-23 Agustus 2023 terdaftar sebanyak 5 tim dari berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Pada Hari Minggu, 27 Agustus 2023 adalah pelaksanaan Penjurian PHARMAPOTION. Pukul 08.30 Acara ini diawali dengan registrasi peserta lomba poster. Tepat pukul 09.00 WIB Acara dibuka oleh Anggi Tri selaku MC.

Dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne IIK pada pukul 09.15. Untuk lagu Indonesia Raya dan Hymne IIK Bhakti Wiyata akan tetapi terdapat kesalahan dikarenakan belum menggunakan video lagu Indonesia Raya dan Hymne IIK Bhakti Wiyata versi terbaru hal ini menjadi pelajaran bagi kami agar pada proker selanjutnya kami menggunakan video terbaru.

Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne IIK Bhakti Wiyata acara dilanjutkan dengan sambutan Reihan Huna Farizki selaku Ketua Pelaksana dan Ibu apt. Evi Kurniawati., M.Farm. selaku Dekan Fakultas Farmasi.  Acara dilanjutkan oleh MC dengan penyampaikan kembali teknik pelaksanaan penjurian PHARMAPOTION yang telah di disampaikan pada saat Technical Meeting.

 Pada pukul 09.45 dimulai presentasi dari tim 1 yaitu Sains UNESA memasuki breakout zoom yang sudah disediakan. Pada saat sebelum presentasi dilakukan terjadi kendala dari pihak peserta. Sehingga sharescreen PPT dibantu oleh panitia, dilanjutkan dengan tim seterusnya dengan waktu masing-masing tim untuk presentasi yaitu 15 menit beserta tanya jawab dari dewan juri.

Sesi presentasi berakhir pada pukul 11.00 dan acara ditutup MC oleh Anggi Tri Mutiara. Pelaksanaan program kerja ini sudah sesuai apa yang telah diperkirakan. Setelah juri melakukan penilaian terhadap peserta didapatkan hasil juara lomba poster. Juara 1 diraih oleh Tim Homina dengan judul poster “Super Puding Olahan Kelor Pencegah Stunting”. Juara 2 diraih oleh Tim Kunir Asem dengan judul poster “Mari Kita Konsumsi Kunyit Agar Sigap Hindari Penyakit” dan Juara 3 diraih oleh Tim Sains Unesa dengan judul poster “ Menurunkan Hipertensi Dengan Memanfaatkan Bunga Telang dan Bunga Rosella Sebagai TOGA”.

Demikian acara PHARMAPOTION yang merupakan serangkain event FFC (Farmasi Fun Competition) yang di persembahan oleh BEM Fakultas Farmasi. Harapannya acara ini dapat dilaksanakan di periode selanjutnya yang lebih baik lagi.