
Penyakit HIV/AIDS merupakan suatu penyakit yang terus berkembang dan menjadi masalah global yang melanda dunia. Menurut data WHO (World Health Organization) tahun 2012, penemuan kasus HIV (Human Immunodeficiency Virus) di dunia pada tahun 2012 mencapai 2,3 juta kasus, dimana sebanyak 1,6 juta penderita meninggal karena AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) dan 210.000 penderita berusia di bawah 15 tahun (WHO, 2012).
Untuk dapat menghindari dan mengatasi permasalahan tersebut, remaja memerlukan dukungan dan bantuan dari berbagai pihak, diantaranya orang tua, lingkungan, institusi pendidikan, serta pemerintah. Namun begitu satu hal yang tidak boleh dilupakan adalah kesadaran dari individu remaja itu sendiri untuk berubah dan menjadi generasi berprestasi. Maka dengan mengadakannya penyuluhan tentang pencegahan HIV/AIDS dan penyuluhan tentang bagaimana menyikapi para penderita HIV/AIDS di hari HIV/AIDS ini dapat dijadikan sebagai pengingat akan bahaya penyakit HIV/AIDS dan kerugian yang akan dialami oleh para remaja yang dikarenakan pergaulan bebas remaja.
Dengan diadakannya acara ini BEM Fakultas Farmasi Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri berharap mahasiswa maupun orang awam lebih memahami apa itu HIV/AIDS, bahaya HIV/AIDS dan bagaimana menyikapi para penderita HIV/AIDS.

Acara dimulai pada hari Minggu, 1 Desember 2019 pukul 06.00 di Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri dengan acara memperingati “Hari HIV AIDS Sedunia” yang dibuka oleh semua anggota Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Farmasi, Himpunan Mahasiswa D3 serta dosen sebagai pemateri. Acara ini dilakukan setelah Car Free Days dan senam bersama yang diikuti oleh masyarakat sekitar dan panitia. Pukul 07.30 kegiatan senam selesai dilanjutkan persembahkan pertunjukan drama oleh panitia dengan tema “Pergaulan Bebas”. Panitia yang tidak ambil bagian dari persembahan drama menyebar untuk membagikan pita dan stiker kepada masyarakat sekitar. Setelah itu bergabung untuk menyaksikan pertunjukan drama. Kegiatan drama dilanjutkan oleh pemateri dari pihak dosen dengan tema “HIV AIDS” supaya masyarakat dapat mengetahui pentingnya hidup positif tanpa pergaulan bebas. Kegiatan ini selesai pada pukul 09.00 ditutup dengan foto bersama seluruh panitia dan dosen.