MISTIS VS SCIENCE
Anda sering merasa ketindihan? Merasa pada saat tidur diganggu makluk halus? Tidak bisa berteriak atau menggerakkan badan saat ketindihan??? Coba simak ulasan berikut…
Sleep Paralysis (Kelumpuhan Tidur)
Sleep Paralysis (kelumpuhan tidur) merupakan jenis parasomnia, yatu sekumpulan gangguan tidur yang menyebabkan suatu kejadian atau pengalaman tidak diinginkan yang terjadi saat kondisi seseorang baru tertidur, sudah terlelap, atau saat terbangun dari tidur. Pada kondisi ini tubuh tidak bisa digerakkan, kecuali berkedip dan bernafas. Kondisi ini diyakini akibat terganggunya fase tidur REM (Rapid Eye Movement). Sleep Paralysisi diklasifkasikan menjadi 2 (dua), yaitu: (1) Kelumpuhan tidur terisolasi (ISP) dan (2) Kelumpuhan tidur terisolasi berulang (RISP). Penyebab terjadinya sleep paralysis berdasarkan peelitian yang dilakukan oleh Cuberlas (2011):
- Kurang tidur
- Kondisi mental yang tidak stabil
- Tidur dalam posisi telentang
- Penyalahgunaan zat kimia
- Efek samping konsumsi obat tertentu, sepeti ADHD dan narkotika
- Faktor genetika
- Memilik masalah tidur lain
Kelumpuhan tidur bisa merupkan pertanda narkolepsi (serangan tidur mendadak tanpa adanya gejala mengantuk), apnea tidur (tidur mendengkur), kecemasan, atau depresi.
Jenis-jenis sleep paralysis berdasarkan penelitian yang telah dilakukan oleh American Sleep Association (ASA) pada tahun 2005 dengan menggunakan Waterloo Unusual Sensory Experiences Surey:
- Intruder. Kondisi sleep paralysis yang terjadi dengan ditandainya perasaan takut dan cemas, adanya kehadiran roh halus, halusinasi auditory dan halusinasi visual
- Incubus. Kondisi sleep paralysis yang disertai dengan sesak nafas, perasaan tertekan di daerah dada, dan rasa nyeri fisik lainnya.
- Unusual Bodily Experiences. Sleep paralysis jenis ini ditandai dengan perasaan seseorang dimana measa arwahnya seolah sedang tertarik keluar dari tubuhnya.
Sleep Paralysisi yang diiringi dengan halusinasi seram dan perasaan takut atau cemas yang sangat besar, menyebabkan seseorang akan menafsirkan pengalaman tersebut sebagai mimpi seolah melihat objek yang tidak akal dalam pandangan kasar seseorang.
Yang bisa dilakukan saat mengalami sleep paralysis, yaitu dengan menarik nafas dalam-dalam dan menghembuskan dengan keras serta memaksa tubuh untuk bergerak sebagai bentuk perlawanan
Aktivitas yang harus dihindari jika Anda sering mengalami Sleep Paralysis:
- Suka begadang hingga larut malam dan kurang tidur ckup
- Merokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol serta narkotika
- Berolah raga secara teratur dan membiasakan hidup sehat
- Menghindari makan sebelum tidur
Sebelum tidur hendaknya melakukan latihan pernafasan atau melakukan aktivitas yang menyenangkan agar mampu menurunkan tingkat kecemasan yang dapat menjadi salah satu pemicu kelumpuhan tidur.
Untuk lebih memahami tentang obat-obatan yang dapat menyebabkan gangguan Sleep Paralysis Anda bisa bergabung menjadi mahasiswa Prodi S1 Farmasi Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri dan kunjungi informasi pendaftaran melalui alamat web: https://iik.ac.id/web.php?