FIK IIK BW Bagikan 800 Ramuan Tradisional Peningkat Imunitas “ODP” kepada Warga Kecamatan Pesantren Kota Kediri

Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) IIK Bhakti Wiyata Kediri membagikan 800 pack ramuan tradisional peningkat imunitas orang tanpa gejala (ODP). Sebanyak 800 paket ramuan tradisional karya tim ahli pengobatan interkontinental prodi D4 Pengobatan Tradisional Tiongkok (D4 PTT) dan bekerja sama dengan Prodi S1 Keperawatan dan seluruh prodi FIK IIK BW akan dibagikan kepada warga di kelurahan Bangsal dan kelurahan Tempurejo kecamatan Pesantren Kota Kediri.

Penyerahan ramuan tradisional secara simbolis dilakukan oleh Ika Rahmawati, S.Kep.,Ns.,M.Kep. Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan IIK BW kepada Camat Pesantren Eko Lukmono Hadi, S.Sos., MM. di Aula Kecamatan Pesantren Kota Kediri, Jumat (12/6).

Dalam sambutannya, Camat Pesantren mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi perhatian yang begitu besar dari IIK BW khususnya prodi D4 PTT.

“Terima kasih kepada IIK Bhakti Wiyata Kediri yang rutin memberikan bantuan donasi untuk masyarakat di Kota Kediri, semoga IIK Bhakti Wiyata Kediri tambah maju serta mampu menciptakan produk-produk kesehatan yang dapat menyelesaikan masalah pandemi COVID-19,” Katanya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala  Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Kediri (BPBD), Bapak Drs.Syamsul Bahri., M.M juga mengucapkan terima kasih kepada IIK Bhakti Wiyata sebagai Perguruan Tinggi kesehatan terbesar di Kediri raya yang telah memberikan bantuan kepada masyarakat kota Kediri.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ramuan tradisional yang diberikan oleh IIK BW,” ucap Syamsul.

Ia memaparkan bahwa saat ini di wilayah Kota Kediri terdapat pasien COVID-19 dengan status Orang Tanpa Gejala (ODP). Khusus di wilayah kecamatan Pesantren terkonfirmasi sebanyak 32 warga yang positif terpapar COVID-19. Dua orang dinyatakan sembuh dan satunya meninggal dunia.

Bantuan ramuan tradisional ini akan sangat berguna warga kelurahan Bangsal dan Tempurejo yang saat ini sedang melaksanakan Isolasi mandiri dalam pemantauan. “Harapannya setelah mengkonsumsi ramuan ini, imunitas tubuh warga akan meningkat sehingga virus yang masuk dapat tertangkal”.

Adapun paket ramuan tradisional yang dibagikan adalah Simplisia kering. Ramuan siap pakai ini dapat langsung diseduh sebagai jamu selama dua kali sehari setiap pagi dan malam hari.

Pembagian ramuan herbal tradisional ini tidak hanya dilaksanakan hari ini, namun juga akan dilaksanakan selama tiga tahap di wilayah kota Kediri dan Kabupaten Kediri.

Selain dihadiri sivitas akademika IIK BW, Kepala BPBD, juga dihadiri langsung Ibu Ganik Pramana Ketua Komisi C DPRD Kota Kediri.