“Penyambutan Mahasiswa Katolik 2019” dan “Memperingati Hari Malaikat Pelindung St. Rafael”

Penyambutan Mahasiswa baru merupakan kegiatan pengenalan persaudaraan mahasiswa katolik yang ada di kampus Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri

Lewat rangkaian acara ini kami akan mendekatkan diri pada mahasiswa baru katolik baik secara individu maupun komunitas sehingga dapat memberi wadah akivitas yang sehat dalam lingkungan iman katolik yang baru. Selain itu, kami akan membantu mereka dalam mengenal lingkungan sekitar, mengarahkan serta membimbing mereka dalam menjalani kehidupan sehari-hari sebagai seorang mahasiswa. diatas semua itu kami akan memperkenalkan Kristus kepada mereka dan kehidupan seorang katolik sejati dalam menjawab tantangan dan permasalahan khususnya hidup di dunia perkuliahan.

Kegiatan ini juga menjadikan setiap anggota UKM Katolik saling mengenal dengan teman-teman mahasiswa baru dan sekaligus menyambut kedatangan untuk bergabung dalam mengembangkan iman kekatolikan dibawah Organisasi ini.

Kegiatan ini biasanya dilakukan setelah kegiatan PKKMB kampus dan kegiatan perkenalan UKM Katolik kepada teman-teman mahasiswa baru, kemudian akan diadakan acara penyambutan mahasiswa baru di kampus IIK Bhakti wiyata kediri yang melibatkan Romo atau Frater, dosen pembimbing, anggota UKM Katolik dan teman-teman mahasiwa baru.

Dokumentasi Kegiatan penyambutan Mahasiswa Katolik IIK Bhakti Wiyata Di Ruang Cakra lt. 6

Malaikat Pelindung St. Rafael

Di dalam Alkitab PL kita mengetahui bahwa para malaikat diutus Allah untuk menjaga umat-Nya, seperti contohnya dalam kisah Lot (lih. Kej 28-29); bangsa Israel (lih. Kel 12-13); Nabi Musa (Kel 32:34). Dalam kitab Mazmur 91:11, “sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.”

            Dalam PB, Yesus mengajarkan, “Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga.”(Mat 18:11) Maka kita mengetahui bahwa Allah mengirimkan malaikat-Nya untuk menjaga manusia, bahkan anak-anak kecil. Malaikat ini yang tak terbatas oleh tubuh, menjaga manusia, namun pada saat yang sama mereka memandang Allah.

            Hidup Yesus sendiri tak terlepas dari para malaikat-Nya, di saat kelahiran-Nya, saat Ia berpuasa di padang gurun, dan saat ia berdoa di Taman Getsemani. Para rasulpun mengalami perlindungan para malaikat, contohnya saat Rasul Petrus dibebaskan dari penjara (lih. Kis 12:1-19). Maka Rasul Paulus mengajarkan, “Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan?” (Ibr 1:14) Dan ‘roh-roh yang melayani’ ini adalah para malaikat.

            Dalam buku Fundamentals of Catholic Dogma, oleh Dr. Ludwig Ott (p. 120), dikatakan tentang peran para malaikat yang baik, yaitu: Tugas utama para malaikat yang baik ini adalah memuliakan dan melayani Tuhan, Tugas sekunder dari para malaikat yang baik adalah melindungi manusia dan memperhatikan keselamatannya, Setiap umat beriman mempunyai malaikat pelindung yang khusus sejak Baptisan.

            Maka besarlah peran para Malaikat Pelindung bagi keselamatan manusia. Namun demikian, Gereja tidak pernah mengeluarkan pengajaran definitif tentang adanya Malaikat Pelindung yang khusus mendampingi setiap jiwa manusia, dengan nama-nama tertentu, apalagi mengharuskan kita untuk berkomunikasi dengan Malaikat Pelindung kita. Kecenderungan untuk ‘berkomunikasi’ dengan malaikat pelindung ini malah harus diwaspadai, agar tidak malah menjadi semacam tahayul.            

St.Rafael adalah salah satu dari tiga malaikat agung,yaitu para malaikat istimewa yang melayani takhta Allah.Dalam tradisi iman katolik,St.Rafael merupakan malaikat penyembuh dan malaikat pelindung serta penuntun perjalanan.Melalui St.Rafael Allah akan mengulurkan tangan kepada setiap orang yang berseru padanya sehingga pada akhirnya orang akan memuji-muji nama Allah(Tob 12:17-22).Hari peringatan Rafael dimasukkan dalam kalender gereja Katolik Roma pertama kalinya tahun 1921, yaitu tanggal 24 Oktober.

#iikbw
#bhaktiwiyata
#kampusfavorit
#kampuskesehatan
#mahasiswakesehatan
#mahasiswajawatimur
#developinghealthexperts