Kategori
Artikel

Bunga Bangsa

Kamis (21/4/2022) adalah hari dimana seluruh Rakyat Indonesia memperingati “Hari Kartini”.

Siapa yang tidak kenal dengan RA Kartini? Perempuan yang lahir 143 tahun yang lalu dan sebagai perempuan pertama yang memperjuangkan “Emansipasi Wanita”. Ia adalah pahlawan yang membuat para perempuan di Indonesia tidak hanya terkurung di dalam rumah. Jasa-jasanya yang dikenang hingga saat ini membuat kedudukan perempuan sama dengan laki-laki dan menghapuskan budaya partriarki.

Perempuan bernama lengkap Raden Ajeng Kartini Djojo Adhiningrat yang berasal dari Jepara, Jawa Tengah ini merupakan keturunan dari pasangan Bupati Jepara bernama R.M Sosroningrat dan M.A Ngasirah. Dan memiliki suami yang bernama K.R.M Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat, bangsawan dari Rembang. RA Kartini pernah menempuh pendidikan di ELS (Europeesche Lagere School) milik Belanda meski hanya sampai usia 12 tahun.

Salah satu perjuangan Kartini yang berpengaruh besar untuk perempuan Indonesia adalah didirikannya “Sekolah Kartini” yang mengajarkan berbagai keterampilan seperti seni, sejarah dan berbagai ilmu untuk kehidupan sehari-hari.

RA Kartini juga menuliskan sebuah buku yang sangat menginspirasi dengan judul ‘habis gelap terbitlah terang’, berisi surat-surat yang ia tulis bersama dengan sahabat pena nya. Menceritakan tentang keinginannya memajukan pendidikan perempuan serta kekangan yang menghambat kemajuan bangsa pribumi Indonesia.

Pemikiran inspiratif dari RA Kartini inilah yang harus diteladani oleh perempuan Indonesia. Perempuan dapat berperan lebih dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, terutama dalam bidang pendidikan dan dalam menentukan hidupnya.

Maka ingatlah selalu perkataan Ibu Kartini, “Ikhtiar! Berjuanglah membebaskan diri. Jika engkau sudah bebas karena ikhtiarmu itu, barulah dapat engkau tolong orang lain.” Untuk itu, tetaplah pertahankan perjuangan Ibu Kartini untuk diri kita sendiri dan perempuan-perempuan lain di Indonesia.

“Selamat Hari Kartini untuk seluruh Perempuan di Indonesia”

Artikel Oleh : Dian Okta Viani

Referensi:

https://amp.kompas.com/sains/read/2021/04/21/090200423/ra-kartini-putri-jawa-pejuang-emansipasi-dan-sejarah-hari-kartini

https://nasional.sindonews.com/newsread/748853/15/hari-kartini-21-april-sejarah-perjuangan-emansipasi-perempuan-1650445493 

https://tirto.id/sejarah-singkat-kartini-dan-peringatannya-pada-21-april-2022-grn2

Kategori
program kerja

Virtual Introduction Journalism dari UKM Jurnalistik

UKM Jurnalistik adalah sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) berbasis ilmu pemberitaan. UKM Jurnalistik dibentuk pada tanggal 1 September 2019 atas dasar ingin lebih mengenalkan IIK BW ke pihak luar kampus serta merekam setiap kegiatan-kegiatan kemahasiswaan dalam bentuk pemberitaan. Atas dasar itulah UKM Jurnalistik berdiri. UKM Jurnalistik adalah wadah pengajaran dan pelatihan terkait dunia ke-Jurnalistikan. Berbagi dan mengajari adalah hal penting yang menjadi sebuah pedoman dalam UKM Jurnalistik. UKM Jurnalistik berdiri disaat era yang sudah canggih dalam hal pemberitaan. Pemberitaan bisa disebarluaskan dalam bentuk sosial media (instagram, youtube, website, dll) dan bentuk cetak (majalah, koran, mading). Dengan hal ini, UKM Jurnalistik memanfaatkan situasi tersebut dalam hal pemberitaan. Dengan adanya UKM Jurnalistik, bisa menjadi sumber bacaan serta hiburan bidang Jurnalistik untuk khususnya Keluarga Besar IIK BW dan umumnya masyarakat umum.

Atas dasar UKM Jurnalistik adalah wadah pengajaran dan pelatihan terkait dunia ke-Jurnalistikan dan masa pandemi Covid-19 seperti ini yang belum selesai alhasil maka kami selaku pengurus inti Unit Kegiatan Mahasiswa Jurnalistik Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri ingin menyelenggarakan kegiatan Virtual Sarah Sehan dengan judul “Virtual Introduction Journalism (VIJ 1.0)” dengan tema “Kenalan yuk dengan Kejurnalistikan”.

Harapan dari kegiatan ini dapat berlangsung secara lancar dengan sasaran kegiatan adalah anggota internal UKM Jurnalistik walaupun diadakan dalam masa pandemi. Tujuan dari kegiatan ini adalah :

  1. Mengenal lebih dekat dengan dunia kejurnalistikan di Era Industry 4.0
  2. Memperkenalkan kepada peserta mengenai praktik, teknik, dan media di dunia kejurnalistikan.
  3. Meningkatkan kemampuan dalam hal-hal kejurnalistikan agar anggota UKM melaksanakan proker dengan lancar.
  4. Meningkatkan dan mengembangkan serta memperluas wawasan dalam kejurnalistikan untuk melaksanakan tugas-tugas UKM.
  5. Meningkatkan kekeluargaan antar Mahasiswa.
  6. Mendorong, membimbing serta mengarahkan jalanya UKM Jurnalistik untuk kedepannya.
  7. Menyamakan dan menyatukan presepsi antara dosen pembina dengan anggota UKM Jurnalistik
  8. Menjadi wadah bagi mahasiswa yang mempunyai niat dan kemauan untuk belajar jurnalistik sehingga menghasilkan kader jurnalistik yang presional.

Kegiatan Virtual Introduction Journalism yang deselenggarakan oleh kepengurusan UKM Jurnalistik tahun 2021/2022 ini merupaka program kerja wajib pertama yang dilakukan dengan tujuan utama adalah pengenalan mengenai bidang kejurnalistikan dan wadah pembekalan skill untuk anggota UKM Jurnalistik agar lancar dalam menjalankan program kerja utama dan unggulan dari UKM Jurnalistik yaitu program kerja peliputan.

   Pada kegiatan ini terdapat 3 pemateri yang hadir. Yang pertama adalah Bapak apt.Eko Yudha Prasetya. Materi yang disampaikan beliau berjudul “Peran Jurnalisme Mahasiswa” dimana kesimpulan dari materi tersebut adalah peran jurnalisme mahasiswa di lingkup perguruan tinggi mencakup 4 point yaitu peran inkubasi, literasi, fasilitasi, dan demokrasi. Untuk mendukung keberhasilan jurnalistik di kampus harus dilakukan dukungan besar dari kampus seperti memberi ruang bebas kepada mahasiswa. Pengaplikasian peran jurnalisme mahasiswa dapat di wujudkan dalam bentuk membuat film dokumenter, membuat foto kumpulan fotografi, mengembangkan dan mengelola website, youtube. Instagram, secara independent, mengadakan festival jurnalistik kampus. Dan kegiatan rutin seperti hunting foto dan meliput bersama.

   Untuk pemateri kedua adalah Bapak Herlambang Prehananto, drg., Sp.PM yang membawakan materi berjudul “Etika Jurnalisme” dengan kesimpulan etika dalam jurnalistik sangat dibutuhkan sebagai point utamanya. Dalam kejurnalistikan memiliki prinsip utama yang harus ditetapkan dan melekat pada seorang jurnalis. Prinsip yang pertama menyampaikan kebenaran dan mengakui bahwa kebenaran yang mendasar hanya bisa diungkapkan denga riset yang setepat-tepatnya, serta wawancara dan pemahan yang harus baik mengenai isu-isu yang muncul. Prinsip kedua adalah independent dan fair, dan prinsip ketiga adalah humanitas dan solidaritas. Menjadi seorang jurnalis juga harus memiliki ketelitian yang tinggi dan tepat supaya tidak terjadi kesalahan saat menyampaikan berita.

   Pada kegiatan ini juga terdapat narasumber eksternal yang merupakan seorang praktisi dalam bidang kejurnalistikan. Yaitu Ilmidza Amalia Nadzira, S.S dari Radar Kediri. Materi yang disampaikan adalah “Perbedaan Wartawan dan Jurnalis” dengan kesimpulan Wartawan adalah seorang juru warta yang pekerjaannya mencari dan menyusun berita untuk dimuat dimedia massa, sedangkan jurnalis orang yang melakukan aktivitas jurnalis secara rutin.

Kategori
Uncategorized

Review “Glimpse Of Us” by joji

Sumber : YouTube @Delirik

Joji merupakan penyanyi asal jepang yang juga termasuk dalam salah satu penyanyi dibawah naungan label 88 rising. Lagu Glimpse of us ini diliris pada 10 Juni 2022 dengan lirik lagu yang ditulis sendiri oleh Joji bersama Joel Castillo, Alexis Kesselman, Riley McDonough, serta diproduseri oleh Connor McDonough.


Setelah hampir dua tahun tidak mengeluarkan single atau album terbaru, kini Joji kembali dengan lagu “Glimpse Of Us” dimana lagu ini langsung mengguncang dunia maya terutama pada aplikasi TikTok.

Para warganet dan netizen Banyak yang membuat konten tentang lagu tersebut dan merasa sangat relate dengan lirik lagu ini.


Lagu ini bercerita tentang suatu kisah cinta yang tragis, dimana seorang laki-laki yang belum bisa melupakan mantan kekasihnya, ia tidak dapat terlepas dari bayang-bayang sang mantan kekasih begitupun dengan melupakan perasaannya terhadap masa lalunya tersebut.

Walaupun saat ini laki-laki tersebut memiliki kekasih baru, dengan kata lain lagu ini menceritakan tentang seorang laki-laki yang membandingkan kisah cintanya yang baru dengan kisah cintanya yang sebelumnya.


Berdasarkan lirik lagu “Glimpse Of Us”, kekasihnya yang saat ini digambarkan sebagai sosok yang sempurna, dimana dia telah memperbaiki hidup laki-laki tersebut, seperti dapat menghibur disaat sang laki-laki merasa sedih, meringankan beban laki-laki tersebut dan dapat mengurangi depresinya.

Akan tetapi setelah apa yang diberikan oleh kekasihnya yang sekarang, laki-laki tersebut tetap tidak dapat jatuh hati kepada wanita itu, karena setiap dia melihat mata kekasihnya yang saat ini, ia akan selalu terbayang kisah lamanya dengan mantan kekasihnya.

Walaupun sang laki-laki berusaha keras untuk mencintai kekasihnya yang sekarang, ia tetap tidak dapat mencintainya karena dia tetap memikirkan kekasih lamanya.

Kemudian laki – laki tersebut juga berharap bahwa mantan kekasihnya yang telah memiliki pasangan lain juga memikirkannya seperti dirinya memikirkan mantan kekasihnya tersebut dan dikemudian hari dapat kembali ke pelukannya.

Maka, jika ditarik kesimpulan Kisah cinta sang laki-laki didalam lagu ini dengan kekasihnya yang sekarang hanya membuang-buang waktunya saja, karena ia masih menunggu sang mantan kekasih yang dahulu dapat kembali dalam pelukannya.


Makna yang dituangkan dalam lagu “Glimpe Of Us” ini memiliki rasa yang mendalam tentang kisah cinta yang mungkin saat ini sedang banyak dialami atau dijalani para kaum muda.

Disamping itu lagu ini juga memiliki nada yang sangat nyaman didengar, jadi jelas saja jika lagu ini mendapat antusias yang luar biasa.

Penulis : Tika Aprilia

Editor : Putri Liana

Kategori
Artikel

Duta Kosmetik Aman 2022

Sumber : instagram @iikbhaktiwiyata

Hilda Tanti Yuliana, gadis cantik berasal dari Prodi S1 Keperawatan IIK Bhakti Wiyata berhasil meraih juara 1 dan menjadi “Duta Kosmetik Aman 2022” pada kegiatan Badan POM Goes To School hari Senin-Selasa (30-31/05/2022).

Hilda menuturkan bahwa ia memiliki ketertarikan untuk mengetahui ajang yang diselenggarakan Badan POM Kabupaten Kediri ini. Awalnya ia ditunjuk oleh Kaprodi sebagai perwakilan prodi.

Lalu ia mengikuti tahap seleksi berkas dan menjalani tahapan pembuatan vidio perkenalan, melawan berpuluh-puluh peserta lain. Hingga ia menyandang gelar sebagai duta kosmetik aman dan menjadi perwakilan Loka POM Kabupaten Kediri di tingkat Nasional, yang menaungi beberapa daerah seperti Blitar, Kota Kediri, dan 4 wilayah lainnya.

Kegiatan Badan POM Goes To School ini memiliki tujuan untuk membentuk duta kosmetik yang bisa memberi edukasi tentang memakai dan memilih kosmetik yang aman dan benar, menjelaskan fungsi dan kerja BPOM, dan mengetahui ciri produk yang legal serta yang paling penting cara menghindari kabar hoax terkait kosmetik.

Gadis cantik berprestasi ini juga berpesan agar memilih kosmetik yang aman dan sudah terdaftar BPOM, jangan tergiur produk murah dan iming-iming palsu, dan hasil yang instan, serta jangan mudah termakan hoax serta menghindari stigma “Cantik Itu Harus Putih”.

Hilda juga memberikan tips dan trik cara memilih kosmetik yang baik dan benar, seperti: kosmetik yang memiliki nomor BPOM 11 angka (sudah diresmikan BPOM), memiliki merk yang jelas, mencantumkan bahan dan komposisi yang jelas, memiliki keterangan cara memakai produk, keterangan lokasi produksi yang jelas, dan memiliki nomor batch serta tanggal produksi dan kadaluwarsa.

Reporter : Putri Liana

Editor : Dian Okta

Kategori
Artikel

Pakai Sandal Jepit Saat Naik Sepeda Motor Kena Tilang?

sumber : Tribun

Akhir-akhir ini warga +62 digegerkan dengan berita yang cukup membuat geleng-geleng, yaitu isu tentang polisi melarang pengendara sepeda motor memakai sandal jepit. Berita tersebut menimbulkan pro dan kontra bagi masyarakat luas.

Berita tersebut muncul diperkuat karena perkataan Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Firam Shantyabudi pada Rabu 15 Juni 2022, “Tidak ada perlindungan pakai sandal jepit itu. Karena kalau sudah pakai motor, kulit itu bersentuhan langsung dengan aspal, ada api, ada bensin, ada kecepatan. Makin cepat makin tidak terlindungi kita, itulah fasilitasnya.”

Lalu dengan cepat berita tersebut menyebar seiring dengan cepatnya akses masyarakat menggunakan internet. Dan banyak masyarakat yang berspekulasi serta menimbulkan hoax penilangan.

Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Aan Suhanan menegaskan, “Untuk narasi akan ditilang itu tidak benar. Tidak ada penilangan.”

Penegakan hukum tidak harus selalu dilakukan dengan sanksi penilangan. Namun, memang polisi memiliki tujuan baik untuk menghimbau demi keselamatan masyarakat saat berkendara. Tak hanya membahas tentang sandal jepit, Kepolisian juga menghimbau agar tidak memakai celana pendek saat berkendara. Hal tersebut bertujuan untuk meminimalisir fatalisasi kecelakaan di jalanan melihat banyak sekali kasus laka lantas bagi pengguna sepeda motor.

Meski bersifat himbauan, ajakan tersebut memiliki dasar hukum yaitu Peraturan Menter Perhubungan Nomor PM 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat dengan tegas melarang penggunaan sandal jepit. Aturan tersebut tidak untuk pengendara motor secara umum, namun dikhususkan untuk beberapa bidang pekerjaan dengan fasilitas sepeda motor, seperti ojek.

Dengan adanya kejadian ini membuktikan bahwa masih banyak warga Indonesia yang menelan berita mentah-mentah dan secara cepat mempercayai hoax tanpa riset terlebih dahulu. Serta memberikan tanggapan yang bermacam-macam, mulai dari positif hingga negatif. Padahal di negara lain seperti Albana (Amerika Serikat), India dan Filipina juga menerapkan larangan memakai sandal jepit saat mengendarai sepeda motor demi keselamatan pengendara.

Sebagai pengendara sepeda motor yang baik, haruslah sadar tentang keselamatan saat berkendara dimulai dari melengkapi surat kendaraan, SIM dan bagian-bagian sepeda motor, serta pakaian yang digunakan saat berkendara, utamanya jika berkendara jarak jauh.

Penulis : Dian Okta

Referensi:

https://amp.kompas.com/megapolitan/read/2022/06/18/07000021/polisi-imbau-naik-motor-tak-pakai-sandal-jepit-ini-dasar-hukumnya diakses pada Rabu, 22 Juni 2022 pukul 18.43

https://batam.tribunnews.com/2022/06/16/pantas-dilarang-ternyata-ini-alasan-tidak-boleh-pakai-sandal-jepit-ketika-naik-motor diakses pada Rabu, 22 Juni 2022 pukul 18.48

http://metro.tempo.co/amp/1603350/deretan-negara-yang-melarang-pengendara-motor-pakai-sandal-jepit-sanksinya diakses pada Rabu, 22 Juni 2022 pukul 18.53

Kategori
Artikel

Role Model Menuju Generasi 2045

Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kota Kediri sukses menggelar grand final Duta Genre pada Minggu, 5 Juni 2022.

Duta Genre adalah Duta Generasi Berencana dibawah naungan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang sasarannya adalah para remaja dan bertujuan untuk mempromosikan serta mensosialisasikan program-program generasi berencana, seperti pencegahan pernikahan dini, dll.

Kebahagiaan dalam acara tersebut juga dirasakan oleh salah satu mahasiswi dari Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri bernama Meike Nur Cahyani prodi S1 Kesehatan Masyarakat angkatan 2020 yang menyabet gelar sebagai “Duta Genre Favorit”.

Duta Genre Favorite merupakan suatu nominasi yang diberikan kepada pemenang dalam ajang grand final Duta Genre dengan kategori penilaian berdasarkan vote kupon, like instagram dan keputusan juri.

Meike mengatakan bahwa faktor yang mendukungnya untuk mengikuti ajang Duta Genre ini adalah keinginannya menjadi role model untuk banyak orang khususnya remaja Kota Kediri, serta ingin menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam upaya mencegah serta menangani permasalahan-permasalahan remaja.

Menurutnya, banyak sekali pengalaman berharga yang didapatkan dalam mengikuti ajang ini. Diantaranya adalah kekeluargaan, ilmu baru, relasi dengan sikap, sifat dan watak yang berbeda, dan masih banyak lagi.

Duta Genre memiliki fokus permasalahan yang sedang dihadapi khususnya di Kota Kediri saat ini yaitu mengenai stunting. Karena stunting merupakan permasalahan gizi utama di Indonesia. Selain itu permasalahan stunting harus segera diakhiri guna untuk mempersiapkan generasi emas 2045. Cara yang dapat ia lakukan yaitu memberikan kontribusi penuh baik itu pikiran maupun tenaga.

“Menurut saya kaum muda saat ini kurang memperhatikan hal-hal kecil yang sebenarnya dapat merugikan dirinya sendiri maupun orang lain. Mereka sering menganggap sepele dan sembrono dalam melakukan suatu tindakan tanpa memperhatikan sebab akibatnya. Selain itu kaum muda saat ini banyak yang minim attitude” ujar Meike tentang pandangannya terhadap kaum muda saat ini.

“Semoga temen temen diluar sana khususnya remaja Kota Kediri lebih sadar akan pentingnya menjaga diri, berfikir maju dan memperhatikan kepentingan kepentingan masa depan. Jangan berhenti di zona nyaman yang kemungkinan besar tidak akan membawa arus perubahan” pesan mahasiswi berprestasi itu.

Reporter : Muhammad Jack
Editor : Dian Okta

Kategori
Artikel

World Oceans Day

Sumber : storymaps.arcgis.com

Indonesia memiliki sekitar 17.500 pulau, bergaris pantai sepanjang 81.000 km. Sekitar 62% luas wilayah Indonesia adalah laut dan perairan, hal ini dikonfirmasi dari data KKP, luas wilayah daratan sebesar 1,91 juta km2 sedangkan luas wilayah perairan mencapai 6,32 juta km2.

Kategori
Artikel

Bhakta Fest : Kemeriahan Malam Puncak Bhakta Fest Layaknya Konser Megah

Kegiatan yang diselenggarakan oleh IIK Bhakti Wiyata Kediri ini memiliki tujuan sebagai wadah penyaluran bakat dari seluruh mahasiswa dan mahasiswi di IIK Bhakti Wiyata Kediri. Kegiatan tersebut diselenggarakan selama 2 hari, dimana pada hari pertama diisi dengan penyaluran bakat mahasiswa/i IIK Bhakti Wiyata Kediri dengan pengiriman minimal 1 orang per prodi dalam event Bhakta on stage.

Kategori
Artikel

Kehebatan Pemain Merah Putih dalam “Thomas Cup”

Jonatan Christie saat melawan Kenta Nishimoto pada partai semifinal Piala Thomas 2022 Indonesia vs Jepang di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Jumat (13/5/2022).

Tahukah kamu bahwa Indonesia memiliki sejarah kemenangan Thomas Cup terbanyak? Dihitung dari pertandingan yang sukses diselenggarakan, pemain merah putih berhasil menjuarai sebanyak 14 kali dan hal tersebut merupakan sejarah bagi Indonesia sebagai pemenang Thomas Cup terbanyak.

Kategori
Artikel

Hari Bumi, Google Doodle mengangkat tema perubahan iklim

Google Doodle memperingati Hari Bumi dengan Awareness tenang Perubahan Iklim

Pada peringatan Hari Bumi 22 April 2022, Google doodle yang mengakat tema tentang perubahan iklim atau Climate Change. Dengan memperlihatkan time lapse dari google earth timelapse.

Pada tanggal 22 April 2022, pengguna peramban Google Chrome dapat menyaksikan efek perubahan iklim di empat tempat itu. Gambaran di setiap tempat akan berubah setelah beberapa jam. Keempat tempat tersebut yaitu Gunung Kilimanjaro di Tanzania, Afrika. Di puncak gunungnya, luas area yang tertutup gletser terlihat kian menyusut. Sampel gambarnya diambil dari periode 1986 sampai 2020.

Gambar kedua menunjukkan menyusutnya area yang tertutup gletser di Sermersooq, Greenland pada rentang 2000 sampai 2020. Tempat ketiga yaitu di Great Barrier Reef Australia, terlihat perubahan warna koral tepatnya di Lizard Island Australia pada Maret sampai Mei 2016. Di tempat keempat yaitu di Harz Forests, Elend, Jerman, terlihat jelas hutan yang dihancurkan oleh serangan kumbang kulit kayu karena adanya kenaikan suhu dan kekeringan parah pada 1995 sampai 2020.

Dilansir dari situs resmi, tentang isu perubahan iklim atau climate change PBB menjelaskan bahwa perubahan iklim atau climate change mengacu pada perubahan suhu dan pola cuaca dalam jangka panjang. Pergeseran itu alami, tetapi sejak tahun 1800-an, aktivitas manusia telah menjadi pendorong utama perubahan iklim, terutama karena pembakaran bahan bakar fosil seperti batu bara, minyak, dan gas. Perubahan iklim atau climate change tidak terhindarkan dan fakta yang ada sudah membuktikan

PBB juga meyakini bahwa sejumlah rencana iklim nasional, yang disebut Intended Nationally Determined Contributions (INDCs) ini akan membentuk landasan yang mengikat, perjanjian global tentang perubahan iklim yang akan disepakati pada konferensi di Paris bulan Desember yang akan datang. Dalam Laporan United in Science 2021, WMO memaparkan target pengurangan tidak terpenuhi dan ada kemungkinan yang meningkat bahwa dunia akan kehilangan target Perjanjian Paris untuk mengurangi pemanasan global hingga 1,5 derajat Celcius di atas tingkat pra-industri.