{"id":103,"date":"2020-07-25T07:41:21","date_gmt":"2020-07-25T07:41:21","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/?page_id=103"},"modified":"2020-07-25T07:41:21","modified_gmt":"2020-07-25T07:41:21","slug":"memperingati-hari-hiv-aids-bersama-masyarakat-banjarmlati-stop-stigma","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/memperingati-hari-hiv-aids-bersama-masyarakat-banjarmlati-stop-stigma\/","title":{"rendered":"MEMPERINGATI HARI HIV\/AIDS BERSAMA MASYARAKAT BANJARMLATI STOP STIGMA"},"content":{"rendered":"\n<p>Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah sejenis virus yang menyerang\/menginfeksi sel darah putih yang menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia. Sedangkan AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah berbagai kumpulan gejala-gejala penyakit yang timbul karena terjadi penurunan sistem kekebalan tubuh yang menginfeksi sel darah putih untuk menurunkan sistem kekebalan tubuh, menghancurkan atau merusak fungsinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan AIDS atau Acquired<br>disebabkan oleh infeksi virus HIV.<br>Human immunodeficiency virus (HIV) merupakan virus yang dapat<br>immunodeficiency syndrome adalah tahapan peningkatan dari 1<br>perkembangan akibat terinfeksi virus HIV. Sebelum virus HIV berubah menjadi AIDS, penderitanya akan tampak sehat dalam waktu kira-kira 5-10 tahun<\/p>\n\n\n\n<p>HIV\/ AIDS telah menjadi pandemi dan masalah kesehatan di seluruh dunia. Data surveilans WHO (2013) menunjukkan jumlah orang dengan HIV\/AIDS per wilayah negara tahun 2011 untuk semua golongan umur sebagai berikut: Afrika menempati urutan pertama dengan jumlah 23 juta kasus, Asia Tenggara 3.5 juta kasus, Amerika 3 juta kasus, Eropa 2.3 juta kasus, Pasifik Barat 1.3 juta kasus, dan terakhir Mediterania Timur 560 ribu kasus. Total jumlah kasus secara global adalah 34 juta kasus.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu hambatan paling besar dalam pencegahan dan penanggulangan Human Imunnodeficiency Virus\/Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV\/AIDS) di Indonesia adalah masih tingginya stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV\/AIDS (ODHA). Stigma berasal dari pikiran seorang individu atau masyarakat yang memercayai bahwa penyakit AIDS merupakan akibat dari perilaku amoral yang tidak dapat<\/p>\n\n\n\n<p>diterima oleh masyarakat. Stigma terhadap ODHA tergambar dalam sikap sinis, perasaan ketakutan yang berlebihan, dan pengalaman negatif terhadap ODHA. Banyak yang beranggapan bahwa orang yang terinfeksi HIV\/AIDS layak mendapatkan hukuman akibat perbu- atannya sendiri. Mereka juga beranggapan bahwa ODHA adalah orang yang bertanggung jawab terhadap penu- laran HIV\/AIDS. Hal inilah yang menyebabkan orang dengan infeksi HIV menerima perlakuan yang tidak adil, diskriminasi, dan stigma karena penyakit yang diderita. Isolasi sosial, penyebarluasan status HIV dan penolakan dalam pelbagai lingkup kegiatan kemasyarakatan seperti dunia pendidikan, dunia kerja, dan layanan kesehatan merupakan bentuk stigma yang banyak terjadi.Tingginya penolakan masyarakat dan lingkungan akan kehadiran orang yang terinfeksi HIV\/AIDS menye- babkan sebagian ODHA harus hidup dengan menyem- bunyikan status.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka dari itu, dalam peringatan Hari Aids Sedunia (HAS) yang jatuh pada tanggal 1 Desember 2019, Himpunan Mahasiswa S1 Kesehatan Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri, melakukan pengabdian masyarakat di Kelurahan Banjarmlati sebagai salah satu wujud sosialisasi dan kepedulian kami terhadap masyarakat terkait sikap dan sifat stigma kepada ODHA.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-content\/uploads\/sites\/609\/2020\/07\/IMG-20200725-WA0010-1024x682.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-106\" width=\"594\" height=\"395\" srcset=\"https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-content\/uploads\/sites\/609\/2020\/07\/IMG-20200725-WA0010-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-content\/uploads\/sites\/609\/2020\/07\/IMG-20200725-WA0010-300x200.jpg 300w, https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-content\/uploads\/sites\/609\/2020\/07\/IMG-20200725-WA0010-768x512.jpg 768w, https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-content\/uploads\/sites\/609\/2020\/07\/IMG-20200725-WA0010-1200x800.jpg 1200w, https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-content\/uploads\/sites\/609\/2020\/07\/IMG-20200725-WA0010.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 594px) 100vw, 594px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Pada Hari Senin, 2 Desember 2019.<\/p>\n\n\n\n<p>Memperingati Hari AIDS Sedunia, <a href=\"http:\/\/iik.ac.id\">HIMA KESMAS IIK BW<\/a> melakukan kegiatan pemberdayaan di kelurahan Banjarmelati. Bertempat di Balai Kelurahan Banjarmlati. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh RT, Warga Peduli AIDS Kelurahan Banjarmlati, serta Karang Taruna turut memeriahkan acara yang bertema \u201cBersama Masyarakat Kelurahan Banjarmelati STOP Stigma&#8221;.<\/p>\n\n\n\n<p>Acara dibuka langsung oleh Lurah Banjarmlati Bapak Nanang Jumari, S.Sos., sekaligus secara simbolis memakai pita merah yang diikuti peserta lain, dilanjutkan penyampaian materi Kondisi HIV\/AIDS terkini yang disampaikan Komisi Penanggulangan AIDS Kota Kediri Bapak Agus Prajoko, S.Pd.I., Materi Dampak Stigma ODHA oleh Dosen S1 Kesehatan Masyarakat <a href=\"http:\/\/iik.ac.id\">Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri<\/a> Bapak Forman Novrindo Sidjabat, SKM., M.Kes.(Epid), serta Penampilan Drama oleh Mahasiswa S1 Kesehatan Masyarakat berkolaborasi dengan karang taruna Banjarmlati.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-content\/uploads\/sites\/609\/2020\/07\/IMG-20200725-WA0011-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-105\" width=\"597\" height=\"397\" srcset=\"https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-content\/uploads\/sites\/609\/2020\/07\/IMG-20200725-WA0011-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-content\/uploads\/sites\/609\/2020\/07\/IMG-20200725-WA0011-300x200.jpg 300w, https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-content\/uploads\/sites\/609\/2020\/07\/IMG-20200725-WA0011-768x512.jpg 768w, https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-content\/uploads\/sites\/609\/2020\/07\/IMG-20200725-WA0011.jpg 1152w\" sizes=\"(max-width: 597px) 100vw, 597px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Merujuk data UNAIDS, pada tahun 2018, sebanyak 37,9 juta orang di dunia hidup dengan HIV dan 770.000 orang meninggal akibat AIDS. Tidak hanya itu, masih banyak orang yang tidak dapat mengakses layanan pencegahan HIV karena adanya diskriminasi, kekerasan, bahkan penganiayaan karena stigma negatif masyarakat kepada para ODHA. \u201cOleh karena itu, peran masyarakat dianggap penting untuk memberi dukungan dan layanan penyelamatan jiwa bagi ODHA\u201d pesan Bapak Forman Novrindo Sidjabat,S.KM.,M.Kes.(Epid)<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-content\/uploads\/sites\/609\/2020\/07\/IMG-20200725-WA0009-1024x683.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-104\" width=\"591\" height=\"393\" srcset=\"https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-content\/uploads\/sites\/609\/2020\/07\/IMG-20200725-WA0009-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-content\/uploads\/sites\/609\/2020\/07\/IMG-20200725-WA0009-300x200.jpg 300w, https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-content\/uploads\/sites\/609\/2020\/07\/IMG-20200725-WA0009-768x512.jpg 768w, https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-content\/uploads\/sites\/609\/2020\/07\/IMG-20200725-WA0009.jpg 1152w\" sizes=\"(max-width: 591px) 100vw, 591px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Kegiatan pengmas ini ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama seluruh peserta dan perwakilan masyarakat Banjarmelati untuk mengentikan STIGMA pada ODHA. Diharapkan masyarakat semakin mengerti bahaya HIV\/AIDS dan menghentikan stigma para ODHA.<\/p>\n\n\n\n<p>#<a href=\"http:\/\/iik.ac.id\">Himakesmas<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>#<a href=\"http:\/\/iik.ac.id\">IIKBW<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>#hivaids<\/p>\n\n\n\n<p>#stopstigma<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah sejenis virus yang menyerang\/menginfeksi sel darah putih yang menyebabkan turunnya kekebalan tubuh manusia. Sedangkan AIDS atau Acquired Immune Deficiency Syndrome adalah berbagai kumpulan gejala-gejala penyakit yang timbul karena terjadi penurunan sistem kekebalan tubuh yang menginfeksi sel darah putih untuk menurunkan sistem kekebalan tubuh, menghancurkan atau merusak fungsinya. Sedangkan AIDS atau [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":604,"featured_media":0,"parent":0,"menu_order":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/103"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-json\/wp\/v2\/users\/604"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=103"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/103\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":107,"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/103\/revisions\/107"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/himas1kesmas\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=103"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}