Kategori
Uncategorized

Ternyata, Memelihara Kura-kura Berisiko Terkena Penyakit Tifus (Tipes)

Kura-kura saat ini telah menjadi alternatif hobi bagi masyarakat. Selain mudah dipelihara, kura-kura juga ramah dikantong dan bentuknya yang lucu serta warnanya menarik. Namun, ada kura-kura yang berharga setara dengan motor sport baru dan ganas seperti buaya lhoo…. Dibalik kelucuan dan keeksotisan kura-kura, ternyata menurut beberapa sumber referensi, memelihara kura-kura berisiko tertular bakteri Salmonella Typhosa. Bakteri Salmonella Typhosa adalah penyebab penyakit¬†demam tifus akibat invasi bakteri ke dalam pembuluh darah dan gastroenteritis. Bakteri yang hidup dalam usus manusia ini menginvasi tubuh manusia hingga berakibat kematian jika dalam kondisi yang telah cukup berat. Kura-kura memang bukan satu-satunya yang menjadi media penularan bakteri ini. Ada beberapa kasus yang diindikasikan sebagai jalan bakteri ini masuk kedalam tubuh manusia, seperti daging mentah, daging unggas, dan makanan hasil laut (seafood). Bakteri bisa masuk ke daging mentah dan daging unggas selama proses pemotongan. Untuk makanan laut, bakteri dapat menjadi media penularan jika diambil dari air yang telah terkontaminasi oleh bakteri Salmonella Typhosa.¬†Penuaran bakteri ini juga dapat melalui kotoran manusia yang mengandung Salmonella Typhosa. Jika air terkontaminasi kotoran manusia yang mengandung Salmonella Typhosa, maka jika diminum tanpa memasakknya, akan berisiko terkena penyakit tifus. Kemudian dapat juga melalui minuman dan makanan. Menurut referensi yang penulis baca dari jurnal penelitian, dapat disimpulkan bahwa kura-kura bisa menyebarkan bakteri Salmonella Typhosa melalui kotoran yang menyebar melalui air tempat mereka dipelihara (Erina, 2019). Pada kura-kura darat, bakteri Salmonella Typhosa dapat menempel pada plastron dan karapas kura yang kotor karena kotoran mereka. Oleh karena itu, jika anda memelihara kura sebagai hewan kesayangan, maka perlu memperhatikan hal-hal berikut, yaitu ketika seusai berinteraksi dengan kura-kura kesayangan kita, maka setelah itu kita harus segera cuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Interaksi dalam hal ini adalah dengan memegangnya atau mencelupkan tangan kita ke air tempat mereka dipelihara. Ingat!, bakteri Salmonella Typhosa dapat masuk ke tubuh melalui makanan yang terkontaminasi. Bisa saja dari tangan kita yang tidak bersih. Hal sederhana ini dapat mencegah anda tidak terinfeksi bakteri Salmonella Typhosa.

Oleh Hikmawan Suryanto

Dosen di Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri