{"id":17,"date":"2024-05-18T06:39:31","date_gmt":"2024-05-18T06:39:31","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/ernianika\/?p=17"},"modified":"2024-05-18T06:39:31","modified_gmt":"2024-05-18T06:39:31","slug":"penyumbatan-pada-stroke","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/ernianika\/2024\/05\/18\/penyumbatan-pada-stroke\/","title":{"rendered":"Penyumbatan pada Stroke"},"content":{"rendered":"\n<p>Ibarat sebuah saluran, pembuluh darah manusia bisa tersumbat. Stroke Iskemik disebabkan karena adanya sumbatan yang bentuk nya bermacam-macam. Lalu dari mana asal sumbatan, kenapa tiba-tiba muncul dalam pembuluh darah. Yang pertama saya bahas kali ini adalah pembuluh darah besar, yang akan menuju ke otak. Pembuluh darah didalam tubuh ada pembuluh darah kecil dan pembuluh darah besar. Pembuluh dasar yang disebut aorta adalah pembuluh darah yang salah satunya meninggalkan satu dan mengedarkan darah keseluruh bagian tubuh, termasuk didalam nya adalah otak. Ketika pembuluh darah besar yang mulai nya dari jantung ini mengalami sumbatan maka aliran darah ke otak akan menjadi menurun. kalau ada sumbatan lagi di pembuluh darah di otak juga akan menjadi penyebab terjadi nya Stroke, selain itu adalah penyumbatan pembuluh darah besar di leher. Salah satu studi menjelaskan bahwa penyumbatan disebabkan karena adanya penumpukan kholeseterol dan lipid padapembuluh darah. umumnya kholesterol dan lipid dibutuhkan oleh tubuh, namun jumlah yang berlebihan menyebebkan dia tertinggal dan mengendap di pembuluh darah. karena dia berada didalam pembuluh darah lama-lama dia akan menutupi pembuluh darah dan menjadi plak. plak dalam membuluh darah akan menyebabkan pecahnya pembuluh darah sehingga akan terbentuk trombosis, emboli dan fibrinogen. Kenapa demikian karena darah tersusun dari sel darah merah, sel darah putih, keping darah dan plasma darah ketika pembuluh darah pecah maka akan terbentuk sumbatan itu. jenis sumbatan karena disebabkan adanya trombus yaitu akumulasi dari sel darah merah dan keping darah menjadi salah satu penyumbatan pembuluh darah. Yang dilakukan ketika terjadi penyumbatan pada pembuluh darah adalah mengambil sumbatan tersebut. Waktu untuk mengambil sumbatan menjadi penting karena semakin cepat sumbatan terdeteksi maka semakin cepat di ambil tindakan agar dapat segera diambil sumbatan nya. Yang berikutnya adalah pengobatan dengan cara memghilangkan sumbatan atau mengurangi sumbatan nya. ada pilihan obat seperti antiplatelet dan antikoagulan yang dapat digunakan untuk menghilangkan dan mengurangi sumbatan. ada satu hal yang kita lihat juga bahwa sumbatan atau hambatan bisa terjadi dalam hidup kita, kadang kala kita melihatnya kenapa langit tidak selalu cerah? kenapa hidup tidak lancar-lancar saja? dan dengan adanya sumbatan dalam hidup, kita akan tahu dan lebih mengandalkan Tuhan dalam hidup kita. <\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ibarat sebuah saluran, pembuluh darah manusia bisa tersumbat. Stroke Iskemik disebabkan karena adanya sumbatan yang bentuk nya bermacam-macam. Lalu dari mana asal sumbatan, kenapa tiba-tiba muncul dalam pembuluh darah. Yang pertama saya bahas kali ini adalah pembuluh darah besar, yang akan menuju ke otak. Pembuluh darah didalam tubuh ada pembuluh darah kecil dan pembuluh darah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":147,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/ernianika\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/ernianika\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/ernianika\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/ernianika\/wp-json\/wp\/v2\/users\/147"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/ernianika\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/ernianika\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18,"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/ernianika\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17\/revisions\/18"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/ernianika\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/ernianika\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/ernianika\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}