Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri sukses melaksanakan kegiatan studi banding bersama BEM Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hutama Abdi Husada Tulungagung pada 17 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kapasitas organisasi sekaligus membangun relasi kelembagaan antar perguruan tinggi.

Kegiatan diawali dengan keberangkatan delegasi BEM IIK Bhakti Wiyata Kediri menuju kampus STIKes Hutama Abdi Husada Tulungagung. Setibanya di lokasi, rombongan disambut dengan hangat oleh pihak tuan rumah. Acara pembukaan berlangsung khidmat dengan sambutan dari perwakilan masing-masing institusi, dilanjutkan dengan pemaparan profil serta program kerja BEM dari kedua belah pihak.

Suasana semakin interaktif saat memasuki sesi diskusi dan sharing session. Berbagai topik dibahas, mulai dari sistem tata kelola organisasi, strategi pelaksanaan program kerja, hingga penguatan kaderisasi dan pengembangan inovasi kegiatan mahasiswa. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya forum tanya jawab serta pertukaran gagasan yang konstruktif.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi pengalaman, tetapi juga membuka peluang kolaborasi program di masa mendatang. Melalui studi banding ini, kedua lembaga sepakat untuk terus menjaga komunikasi dan menjajaki kerjasama yang berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi tukar cinderamata, dokumentasi bersama, dan ramah tamah yang mempererat hubungan kekeluargaan antar mahasiswa. Besar harapan bahwa kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun sinergi yang lebih luas serta meningkatkan profesionalitas organisasi kemahasiswaan.

Lebih dari sekadar kunjungan kelembagaan, studi banding ini menjadi ruang bertumbuh bersama. Setiap diskusi, pertukaran gagasan, dan pengalaman yang dibagikan menghadirkan perspektif baru dalam menjalankan roda organisasi. Kami menyadari bahwa organisasi yang kuat bukanlah organisasi yang berjalan sendiri, melainkan yang terbuka untuk belajar, berkolaborasi, dan terus berbenah.
Melalui pertemuan ini, kami tidak hanya membawa pulang catatan hasil diskusi, tetapi juga semangat baru untuk berinovasi, memperbaiki sistem kerja, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada mahasiswa. Relasi yang terjalin diharapkan tidak berhenti pada dokumentasi dan seremoni, melainkan berkembang menjadi kerja sama nyata yang berdampak dan berkelanjutan.
Kami percaya bahwa langkah kecil seperti studi banding ini dapat menjadi fondasi bagi gerakan mahasiswa yang lebih progresif dan solutif. Dengan semangat sinergi dan kolaborasi, BEM Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri dan BEM STIKes Hutama Abdi Husada Tulungagung berkomitmen untuk terus bergerak, belajar, dan memberikan kontribusi terbaik bagi lingkungan kampus maupun masyarakat luas.
Semoga kebersamaan yang terbangun menjadi awal dari perjalanan panjang kolaborasi yang inspiratif. Karena pada akhirnya, organisasi bukan hanya tentang program kerja yang terlaksana, tetapi tentang nilai, relasi, dan dampak yang kita tinggalkan.

