{"id":48,"date":"2022-09-08T08:00:00","date_gmt":"2022-09-08T01:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/arshyprodyanatasari\/?p=48"},"modified":"2022-09-13T10:51:11","modified_gmt":"2022-09-13T03:51:11","slug":"manfaat-dan-dampak-gelombang-gamma-yang-dihasilkan-oleh-otak-manusia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/arshyprodyanatasari\/2022\/09\/08\/manfaat-dan-dampak-gelombang-gamma-yang-dihasilkan-oleh-otak-manusia\/","title":{"rendered":"Manfaat dan Dampak Gelombang Gamma yang Dihasilkan oleh Otak Manusia"},"content":{"rendered":"\n<p>Gelombang Gamma memiliki frekuensi 38 \u2013 100 Hz dan merupakan gelombang otak dengan frekuensi tercepat. Gelombang gamma terjadi ketika kita sedang dalam posisi sadar, namun terlibat aspek spiritual atau pada kondisi konsentrasi penuh, berada pada fungsi kognitif tingkat tinggi, atau beraktivitas sangat aktif, seperti pada saat berada pada kondisi ekstrem (ketakutan, terancam, atau kaget). Gelombang gamma berfungsi dalam pemrosesan memori, bahasa, pembentukan ide, dan pembelajaran. Contoh aktivitas yang dikendalikan oleh gelombang gamma adalah ketika seseorang sedang jatuh cinta dan bertindak altruis. Tindakan altruis merupakan sikap atau naluri untuk memperhatikan dan mengutamakan kepentingan dan kebaikan orang lain. Apabila tingkat aktivitas gelombang gamma rendah, maka seseorang akan mengalami kesulitan belajar, gangguan pemrosesan mental, dan keterbatasan memori atau daya ingat.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika seseorang lebih dominan memiliki gelombang otak gamma akan membuat seseorang tersebut bekera lebih cepat dan optimal, melakukan pemecahan masalah yang lebih baik dan kebahagiaan internal serta kepedulian terhadap orang lain menjadi lebih terarah dan jelas. Gelombang gamma dapat dioptimalkan dengan beristirahat atau tidur cukup dan berkuliatas. Saat ini, pengoptimalan gelombang otak manusia masih terus dilakukan penelitian.<\/p>\n\n\n\n<p>Gelombang gamma juga berperan pada saat seseorang bermimpi atau memasuki fase REM sleep. Pada fase REM sleep terjadi pemrosesan informasi yang sangat cepat pada otak seseorang. Penurunan produksi gelombang gamma dapat dipengaruhi oleh kondisi stress dan pemakaian obat anestesi.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gelombang Gamma memiliki frekuensi 38 \u2013 100 Hz dan merupakan gelombang otak dengan frekuensi tercepat. Gelombang gamma terjadi ketika kita sedang dalam posisi sadar, namun&hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":312,"featured_media":49,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[16,14,11,15],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/arshyprodyanatasari\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48"}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/arshyprodyanatasari\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/arshyprodyanatasari\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/arshyprodyanatasari\/wp-json\/wp\/v2\/users\/312"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/arshyprodyanatasari\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=48"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/arshyprodyanatasari\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":73,"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/arshyprodyanatasari\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/48\/revisions\/73"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/arshyprodyanatasari\/wp-json\/wp\/v2\/media\/49"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/arshyprodyanatasari\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=48"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/arshyprodyanatasari\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=48"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.iik.ac.id\/arshyprodyanatasari\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=48"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}